Jumat, 28 Oktober 2016

Harapan Baru

Harapan Baru Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor 1

“satu.. dua… tiga..” aku menghitung detik jam dinding kamarku sambil terbaring lemah di tempat tidurku. Semenjak aku mengalami kecelakaan 3 tahun yang lalu, aku mengalami penderitaan yang amat berat. Kini tangan dan kakiku lumpuh, terpaksa harus selalu berada di kamar kecuali jika ada seseorang yang mengajakku dan menuntunku berjalan di luar menggunakan kursi roda. Orang tuaku sudah membawaku berobat kemanapun, namun tiada hasilnya, aku masih tetap lumpuh dan menghabiskan banyak biaya berobat. Namun hal yang paling menyakitkan bagiku ialah semenjak kecelakaan itu juga aku memiliki kelebihan bisa melihat setiap kejadian buruk yang bakal menimpa seseorang. Pernah aku mengutarakannya pada kerabatku yang bakal mengalami kecelakaan dan tewas seketika. Aku berniat mengatakan itu agar dia berhati-hati, namun ia malah tidak mempercayaiku dan memarahiku, seminggu kemudian.. ia mengalami kecelakaan dan tewas, persis dengan apa yang aku katakan. Namun hal itu pula lah yang semakin memperburuk keadaanku, banyak saudaraku, kerabat, dan teman-temanku yang semakin menjauhiku kecuali orang tuaku dan orang yang masih menyayangiku apa adanya.

“senja waktunya makan!” suara suamiku yang terlihat bersemangat itu terdengar, kemudian ia segera membuka pintu kamar dan duduk di kasur tempat aku berbaring. Aku pun memakan setiap sendok makan yang disuapkan oleh suamiku. “surya? Apakah kamu tidak merasa
... baca selengkapnya di Harapan Baru Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor Satu

Kamis, 27 Oktober 2016

Takdir Sukri

Takdir Sukri Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor 1

Hilir mudik, mondar-mandir, semua bergerak berusaha mengejar roda putaran waktu yang bergulir dengan sangat cepat, pepatah bahwa waktu adalah uang, waktu adalah seperti pisau yang memiliki 2 mata yang tajam dan tumpul, waktu adalah senjata yang harus pintar-pintar di gunakan dsb-dsb, rupanya benar-benar mereka hayati dengan sangat baik, memang siapapun yang tidak mampu mengimbangi cepatnya putaran sang waktu akan tertinggal, tergilas, amblas lenyap di telan masa dan zaman. Tapi apakah sebenarnya hakikat dari semua ini, mengejar sang waktu, mengimbangi sang waktu, menguasai waktu, memanfaatkan waktu, dsb-dsb, untuk apa?.
“Sekian dulu pak, interview kita hari ini, untuk hasilnya bapak akan kami hubungi lagi seminggu kemudian”, kalimat itu masih terngiang di telinga Sukri, sambil duduk di tembok pembatas taman di pinggir trotoar, dia masih termenung, termangu, terpaku dsb-dsb, dia ingat dengan pasti kalimat yang barusan keluar dari mulut sang Hrd perusahaan tadi, itu adalah yang ke 10 atau mungkin malah lebih dia mendengar kalimat itu, tapi anehnya setelah seminggu menunggu, tak ada satupun dari perusahaan yang dia lamar menghubunginya lagi, tidak jelas maksud kalimat itu, apakah dia memang tidak di butuhkan, kenapa haru
... baca selengkapnya di Takdir Sukri Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor Satu

Dia.. Bintangku

Dia.. Bintangku Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor 1

Diantara banyak bintang bertaburan dilangit malam yang sunyi, gue nemuin satu bintang yang paling terang dari yang bersinar. Dia indah, gue seneng mandanginnya, gue seneng liat sinarnya, indahnya bikin gue lupa tentang masalah gue. Mungkin inilah keindahan Allah SWT yang memberikan gue mata yang sempurna agar melihat suatu hal yang indah pula. Walaupun bintang itu milik Allah tapi gue bisa nikmatinnya, bikin gue tenang. Kalian tau ga? Bintang itu indah saat ia bersinar, andai setiap malam gue bisa liat bintang itu bersinar dan menerangi kelamnya malam. Ga semua bintang bisa seindah itu, kadang kalo malem dateng dan gue menengadah buat cari bintang yang bersinar rasanya sulit, dia ga selalu hadir disetiap malam, ga selalu ada buat nerangin malem, dan ini yang ga gue pengen. Gue pengen bintang bisa hadir setiap saat, dan disaat gue butuh dia

Errrr— banyak banget masalah yang gue hadepin belakangan ini, kenapasih gue gabisa dapet ranking terbaik disekolaah? Kenapa sih gue pemales, kalo orang beres-beres gue pasti diem, gue pemales? Kapan gue bias bikin karya indah yang bisa bikin gue bangga dengan hasil it
... baca selengkapnya di Dia.. Bintangku Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor Satu

Jumat, 21 Oktober 2016

Kesalahan Ketika Anda Ingin Memulai Bisnis

Kesalahan Ketika Anda Ingin Memulai Bisnis Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor 1

Oleh: Erika Untung

Apa yang diperlukan untuk memulai sebuah usaha? Banyak uang? Sebuah tempat yang luas untuk menaruh usaha Anda? Motivasi? Jika Anda telah memiliki semua itu, Anda tidak perlu untuk memulai sebuah usaha (karena kemungkinan besar Anda telah memilikinya).

Saya sering menghadiri beberapa seminar motivasi dan pelatihan yang berkaitan dengan entrepreneurship. Dalam benak saya, para pembicaranya sangat bagus, tidak ada yang salah dengan mereka. Tapi kenapa sebagian besar peserta hanya memiliki semangatnya pada waktu itu saja? Kemudian, mereka tetap tidak berusaha membangun usaha mereka sendiri.

Jadi, saya ingin sedikit membagikan pengalaman saya di sini. Dari apa yang telah saya lakukan. Kesalahan apa yang banyak dilakukan seseorang yang ingin memulai sebuah usaha, dari sudut pandang Anda.

1. Terlalu Fokus Hanya pada Apa yang Anda Suka Ya, ini adalah fakta pertama. Mari kita bahas dalam sebuah kasus. Anggaplah Anda datang dari latar belakang pendidikan computer. Anda senang untuk membuat program, menuliskan kode-kode tersebut dengan baik menggunakan teknologi terakhir atau cara paling cerdas. Namun, Anda hanya melihat dan memikirkannya dari segi teknikal. Secara terus menerus Anda bertanya kepada diri sendiri bagaimana untuk membuat program tersebut menjadi lebih (baca: terlalu) sempurn, tanpa me
... baca selengkapnya di Kesalahan Ketika Anda Ingin Memulai Bisnis Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor Satu

Minggu, 16 Desember 2012

Forex Broker

OctaFX is a world-wide recognized forex broker with customers in over 100 counties. OctaFX acts in full compliance with international legislation and regulation standards and sets the highest service level standards and maintains them as well as constantly develops new services and promotions.

OctaFX offers:

Why choose OctaFX?

  • No Requotes Whatever market conditions OctaFX always executes your order.
  • True ECN Being an ECN broker, OctaFX guarantees your positions offset.
  • Top-Notch Trading Platform OctaFX offers Metatrader 4 trading software â�� a leading forex trading platform in the world..
  • Reliability and Stability OctaFX enables highly protected environment, which eliminates any possible technical risks.
  • Trading Conditions OctaFX offers low spreads from 0.2 pips and up to 1:500 leverage with microlots (0.01 size) available for everyone.
  • No restrictions for trading (scalping, hedging, news, EAs, etc) OctaFX canceled all the restrictions for trading techniques. Therefore any trading strategy is welcomed. Whether scalping, hedging, news trading or EAs â�� you are welcome to apply these trading strategies at OctaFX.

Promotions and Contests

OctaFX offers a number of the coolest promotions and contests:

Kamis, 18 September 2008

Panduan Memilih Program PTR / PTC

The following search terms have been highlighted: PTC

ClixSense memang benar-benar membayar, saya jadi tertarik untuk mencoba kembali masuk ke dalam dunia PTR / PTC. Seperti pernah saya sebutkan dalam beberapa kesempatan, kedua jenis program tersebut adalah sumber penghasilan saya dulu waktu pertama kali bekerja sebagai pencari uang di internet. Rutin $100 - $300 dapat saya kumpulkan per bulannya. Sayangnya, rutinitas ini dikacaukan oleh ketamakan oknum-oknum tak berperasaan yang membuat program-program PTR / PTC scam. Pemilik program yang awalnya berlaku jujur pun tidak sedikit yang ketularan menjadi silap mata.


Apakah berarti sekarang tidak ada lagi program-program PTR / PTC scam? Tentu tidak. Tetap saja masih banyak :( Tapi panduan berikut ini mungkin dapat berguna untuk menghindari terjebaknya diri kita ke dalam lingkaran setan tersebut.


Amati Halaman Depannya


Kuncinya satu. Jika tawaran sepertinya terlalu bagus untuk menjadi kenyataan, mungkin memang tawaran tersebut terlalu bagus untuk menjadi kenyataan. Ingat kisah si kakek dan monyet-monyetnya kan? Salah satu moral cerita yang ada di dalamnya adalah, jangan gampang percaya dengan angka-angka yang dijabarkan di muka.


Sekarang coba dinalar. Ada program yang menawarkan nilai per klik iklan sebesar $100. Jika ada 10 anggota saja, maka total biaya yang harus dikeluarkan oleh pemasang iklan untuk mengirimkan iklan kepada seluruh anggota adalah $100 x 10 = $1000. Apa mungkin ada pemasang iklan yang mau mengeluarkan uang sebesar itu hanya untuk menjangkau 10 orang saja yang belum tentu berpotensi sebagai customer?


Atau yang menawarkan signup bonus sebesar $2000. Jangkankan di Indonesia, di Amrik duit 20 juta itu juga gak sedikit, guys! Apa ya ada orang yang mau memberikan uang sebanyak itu secara cuma-cuma? Itu kalau hanya satu orang yang mendaftar. Kalau 10? 50? 100?


Jadi langkah pertama gampang saja. Amati halaman depan program PTC / PTR yang bersangkutan dan gunakan nalar Anda. Masuk akal atau tidak angka-angka yang tercantum di halaman tersebut.


Amati Halaman Daftar Harga Iklannya


Kuncinya satu. Seekor ikan arwana gak mungkin dijual seharga satu ekor ikan mas koki. Ini bisnis, bung! Penjual pasti selalu ingin mendapatkan untung (secara finansial).


Sekali lagi, gunakan akal sehat Anda. Iklan seharga $1000 per klik yang ditargetkan kepada 1000 anggota seharusnya berharga $1000 x 1000 = $1,000,000. Jika ada yang menjualnya dengan harga $10 saja, bagian mana dari nilai nominal yang menjadi keuntungan pemilik program? Belum lagi biaya tambahan untuk membayar komisi referral.


Dulu pernah heboh istilah “Sustainable PTR“. Istilah ini dinobatkan kepada program-program PTR / PTC yang memiliki biaya pemasangan iklan yang masuk akal dan memungkinkan untuk bertahan (sustainable). Di sini, biaya dikatakan memenuhi aturan sustainable apalagi maksimal kerugian yang diderita oleh pemilik program untuk setiap pemasangan iklan adalah sekitar 10% (mungkin nominal ini salah, mohon maaf karena memang konsepnya sudah lama banget).


Ilustrasinya sebagai berikut.


Program PTC ABC memiliki sistem komisi referral 3 level (15% - 10% - 5%). Untuk sebuah iklan seharga $0.01 yang dikirimkan ke 1000 anggota, biaya pemasangan iklan adalah $0.01 x 1000 x (100% + 15% + 10% + 5%) = $13. Ini adalah harga dasar, dimana pemilik program tidak mendapatkan keuntungan apa-apa.


Apabila pemilik program ingin mendapatkan keuntungan sebesar 10%, maka biaya pemasangan iklan adalah $13 x (100 + 10)% = $14.3


Untuk tetap berada pada jalur sustainable, maka harga minimal iklan di atas adalah $13 x (100 - 10)% = $11.7


Kenapa meskipun secara perhitungan rugi 10% tetap bisa disebut sustainable? Karena pemilik program PTC / PTR masih dapat menutupi kerugian tersebut dari sumber pemasukan lain, seperti pemasangan iklan di situs, top sponsor, dan sebagainya.

Tenang saja, meskipun kelihatannya ribet, tapi pada prakteknya Anda tidak perlu melakukan perhitungan-perhitungan rumit tersebut. Rata-rata harga iklan yang dipatok oleh program PTC / PTR yang gak beres dapat langsung kita nilai keabsahannya dengan sekali lihat.


Jadi langkah kedua gampang saja. Amati halaman biaya pemasangan iklan program PTC / PTR yang bersangkutan dan gunakan nalar Anda. Masuk akal atau tidak angka-angka yang tercantum di halaman tersebut.


Amati Halaman TOS (Terms Of Service) nya


Tidak perlu pakai kunci di sini :) Amati dan perhatikan TOS program PTC / PTR, terutama pada bagian Payment.


Jika tidak ada bagian Payment pada TOS, berarti gampang, program tersebut belum tentu membayar.


Jika ada bagian Payment, amati satu persatu kalimatnya. Kalau perlu minta bantuan teman Anda yang pintar berbahasa Inggris untuk menerjemahkan maksudnya.


Beberapa program PTC / PTR yang tidak memenuhi syarat kedua panduan sebelumnya, masih mungkin membayar. Dengan catatan, uang yang Anda peroleh akan dikonversi terlebih dahulu dengan nilai tukar tertentu. Nilai tukar ini biasanya ditentukan oleh besarnya keuntungan yang diperoleh pemilik program serta jumlah anggota dari program tersebut. Terkadang informasi ini dicantumkan oleh pemilik program pada bagian TOS-nya. Jadi kalau earning di akun Anda menunjukkan angka $1,000,000, jangan senang dulu. Siapa tau setelah dikonversi hasilnya tinggal $1 saja :)

Rekomendasi PTR / PTC


Belum sepenuhnya bisa disebut “rekomendasi” sih, karena saya masih dalam tahap mencoba dan belum dapat membuktikan sendiri mereka membayar atau tidak. Tapi setidaknya beberapa program PTR / PTC berikut ini (semuanya menggunakan referral link) memenuhi kriteria “PTR/PTC-that-pays” yang saya canangkan berdasarkan pengalaman. Semoga tidak salah :)



  • DonkeyMails - no minimum (E-Gold/Paypal) - terbukti membayar

  • TitanClicks - min. payout $10 (Paypal)

  • AdverCash - min. payout $10 (Paypal)

  • Bux.To - min. payout $10 (Paypal)

  • MNMBux - min. payout $10 (Paypal/E-Gold)

  • Clix4Coins - min. payout $20 (Paypal)

  • No-Minimum - no minimum (E-Gold), $1 (Paypal/AlertPay) - terbukti membayar

  • ClixNCash - $0.05 (E-Gold/Stormpay)

  • AdBux - min. payout ($10)

  • DevClix - min. payout $10.75 (Paypal)

  • DaddyBux - min. payout $8.90 (Paypal)

  • AdBuddy - min. payout $5 (Paypal)

  • NewBux - min. payout $10 (Paypal/E-Gold)

  • TurboBux - min. payout $10 (Paypal)

  • EasyAdBucks - min. payout $10 (E-Gold/Paypal/Moneybooker/AlertPay)


Ada rekomendasi program PTR / PTC lain? Terutama yang terbukti membayar. Silahkan di-share kalau ada. Tapi jangan post program-program yang terang-terangan tidak beres yah :)


Update: Sambil menyelam minum air. Kalau sudah join salah satu atau lebih program PTC di atas sebagai referralku, ikuti pula kontesnya. Dijamin bakal lebih semangat untuk urusan klik-mengklik.



Artikel ini ditulis oleh Cosa Aranda dan pertama kali dipublikasikan pada tanggal 24 October 2007. Artikel ini disponsori oleh LowonganPekerjaan.Net, situs penyedia informasi lowongan kerja terbaru. Artikel bebas untuk didistribusikan ulang untuk keperluan non-komersil selama mencantumkan nama penulis dan sumber artikel serta tidak merubah isi.

Panduan Membangun Downline Untuk Program PTR / PTC

The following search terms have been highlighted: PTC

cara memilih program PTR/PTC yang sustainable dan kecil potensinya menjadi scam, sekarang saatnya belajar cara membangun downline. Meskipun judul artikel ini berkenaan dengan PTR/PTC, tapi saya yakin panduan ini juga bisa diterapkan untuk program-program lainnya, termasuk MLM. Tapi sebelum dimulai, jangan lupa untuk ikut memeriahkan kontes PTC-ku ya :)


Ada 2 jalur untuk membangun downline, yaitu (1) melalui komunitas, dan (2) melalui promosi / iklan. Bahasan kali ini akan lebih berfokus pada cara yang pertama, sedang untuk metode kedua akan dibahas kali waktu.


Nah secara garis besar, tehnik untuk membangun downline melalui komunitas dapat dijabarkan menjadi 4 langkah:



  1. Being known or become popular

  2. Become reputable

  3. Recommend, not promote

  4. Entertain your downline


Being known or become popular


Sederhana saja, hari gini siapa yang mau bergabung dalam program yang ditawarkan oleh orang yang tidak dikenalnya? Kecuali kalau yang bersangkutan memang berbakat jadi korban scammer, hihihi.


Cara yang paling mudah untuk menjadi “populer”, atau setidaknya dikenal orang, adalah dengan bergabung dan aktif dalam komunitas tertentu. Forum atau blog misalnya. Tidak ada salahnya pula untuk berusaha menciptakan komunitas tersendiri, siapa tahu Anda berkali-kali ditendang dari komunitas tertentu :) Yang jelas tidak perlu repot-repot untuk berlatih vokal dan ikutan Indonesian Idol 2008 tahun depan.


Setelah blog Anda mulai dikenal orang, atau status Anda di forum sudah berubah dari newbie ke master (atau setidaknya intermediate [emangnya kursus bahasa inggris] ), saatnya untuk menuju ke langkah berikutnya.


Become Reputable


Langkah ini sebenarnya bersinergi dengan langkah pertama. Bukankah tidak ada gunanya jika Anda populer atau terkenal, namun dalam posisi sebagai seorang penipu misalnya. Oleh karena itu, sembari membangun komunitas (dan popularitas) Anda, bangunlah pula reputasi Anda (yang baik-baik). Dengan demikian, apabila tiba saatnya Anda memproklamirkan referral URL Anda, teman-teman Anda tidak akan langsung mengernyitkan dahi dan memandang dengan tatapan muak.


Reputasi juga dapat di-boosting secara instan pada saat langkah berikutnya diterapkan. Misalnya dengan cara mempromosikan program dengan sejujur-jujurnya, serta menunjukkan bukti penghasilan jika sudah ada.


Berpatokanlah bahwa di dunia internet, segalanya dibangun dari kepercayaan. Ini akan berjalan beriringan dengan reputasi yang Anda bangun. Dan ibarat peribahasa “Nila setitik, rusak susu sebelanga”, sedikit saja mengkhianati kepercayaan dapat menyebabkan seluruh reputasi Anda hancur. So, be careful!

Recommend, not promote


Ini mungkin yang sepertinya masih jarang diterapkan. Saya sering melihat postingan-postingan di blog maupun forum yang sifatnya lebih mengarah ke promosi, daripada merekomendasi. Alhasil, tidak jarang informasi tersebut masuk ke otak saya dan otomatis dikategorikan sebagai spam :) Jadi harap maklum kalau saya jarang bergabung melalui referral URL yang dipromosikan di forum maupun blog orang lain, hehehe.


Sebenarnya ada garis batas yang jelas antara “mempromosikan” dengan “merekomendasikan”.



  • Artikel promosi hanya menceritakan hal-hal positif mengenai program yang bersangkutan, sedang artikel rekomendasi bercerita secara adil, baik positif maupun negatif, mengenai program yang bersangkutan dari berbagai sudut pandang.

  • Artikel promosi dijejali oleh affiliate dan banner link, sedang artikel rekomendasi cukup hanya menggunakan 1-2 link affiliasi saja. Lebih baik lagi jika disertakan pula link asli (tanpa kode referral) sehingga terkesan lebih fair.

  • Artikel promosi menuliskan potensi penghasilan yang selangit, sedang artikel rekomendasi mencantumkan angka-angka yang lebih masuk akal dengan mempertimbangkan berbagai kemungkinan kendala yang ada.

  • Artikel promosi ditulis berdasarkan pengetahuan penulis, sedang artikel rekomendasi ditulis berdasarkan pengalaman penulis.


Jadi, mulailah merekomendasi, bukan mempromosikan.


Entertain your downline


Banyak orang mulai mengumpulkan orang dan membangun downline, namun kemudian menelantarkan mereka pada saat jalur downlinenya sudah menggembung. Padahal ini merupakan satu kesalahan fatal yang haram untuk dilakukan. Upline dapat diibaratkan sebagai seorang pemimpin barisan, dan seorang pemimpin barisan yang baik tahu bagaimana caranya untuk menjaga agar orang-orang yang mengikutinya tetap ada di dalam barisan.


Ada banyak cara untuk mengimplementasikan hal ini, namun yang paling utama adalah tunjukkan bahwa Anda menghargai referral-referral Anda. Berikan mereka semangat, reward, motivasi, kompensasi, dan lain sebagainya. Terkadang mungkin Anda harus sedikit merugi, tapi seringkali kerugian tersebut akan segera terbalas dengan keuntungan yang lebih besar.


Sebagai contoh adalah upline saya di program TitanClicks (aff). Saya sama sekali tidak mengenalnya karena saya bergabung melalui sebuah iklan di ClixSense. Tadi pagi, saya menerima email dari upline saya ini (yang ternyata seorang ibu rumah tangga), yang memberitahukan bahwa ia mengadakan kontes bagi seluruh referralnya di TitanClicks. Hadiahnya lumayan, sayangnya diundi, hehehe.


Iseng-iseng saya mengirimkan email balik kepadanya dan bertanya berbagai macam hal, termasuk program PTR/PTC lain yang diikutinya, dan saya cukup kagum dengan jawaban-jawabannya. Alih-alih berpromosi, beliau justru memberikan link ke sebuah halaman di Squidoo yang berisikan daftar program-program PTR/PTC yang tidak membayar. Inilah yang saya sebut sebagai “merekomendasikan, bukan mempromosikan”.


Selain itu, upline saya juga bercerita bahwa saat ini ia telah dibayar $75 dari TitanClicks, dan sedang dalam proses untuk mendapatkan $25 berikutnya. Downlinenya? Wah, agak serem juga sih, 800 lebih katanya. Tapi setidaknya ada satu bukti lagi bahwa orang yang tahu cara membangun downline dapat dipastikan berhasil dalam bisnis PTC/PTR ini.


Penutup


Untuk referensi tambahan, silahkan baca tulisan rekan Syaifudin Zuhri yang berjudul “Memaksimalkan Komisi ClixSense“. Meskipun bertopik ClixSense, namun tips-tips-nya dapat pula diterapkan secara umum kok.


Satu lagi, bagi pemenang kontes ClixSense periode 28 Oktober 2007, harap hubungi saya via YM secepatnya. Menurut informasi dari KiosPay, keanggotaan ClixSense tidak dapat lagi di-upgrade melalui Paypal sehingga saya harus meng-upgrade akun pemenang kontes secara manual (membutuhkan informasi username dan password) melalui Google Checkout. Kontak saya ya.


Kontes ClixSense lagi? Nanti lah, kan sudah ada kontes PTC yang segambreng itu :)


Update: Ada buku bagus yang dapat dijadikan referensi, terutama untuk menerapkan langkah nomer 4. Yaitu “25 Ways to Win With People” karangan John C. Maxwell dan Les Parrott, Ph. D.



Artikel ini ditulis oleh Cosa Aranda dan pertama kali dipublikasikan pada tanggal 5 November 2007. Artikel ini disponsori oleh LowonganPekerjaan.Net, situs penyedia informasi lowongan kerja terbaru. Artikel bebas untuk didistribusikan ulang untuk keperluan non-komersil selama mencantumkan nama penulis dan sumber artikel serta tidak merubah isi.